Kamis 31 Jul 2014

Info Terbaru

Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah ( UKPPI) Tahun 2014

Diinformasikan untuk PNS dilingkungan Pemko Banjarbaru, sesuai Surat Nomor 823 / 1445  -Dasipeg / BKD & Diklat perihal Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (UKPPI) Tahun 2014.

Sehubungan dengan Surat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor : 800 / 0974 –Bang.1/BKD tanggal 14 Juli  2014 perihal Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (UKPPI) Tahun 2014, akan memfasilitasi pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (UKPPI) Tahun 2014 bagi PNSD Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan.

Selengkapnya . . .
Layanan

Penerimaan CPNS

Dasar Hukum

  1. Persetujuan Formasi oleh Menpan /BKN
  2. PP No. 11 Th. 2002 Pengadaan PNS
  3. Peraturan Kepala BKN Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS


Prosedur & Mekanisme :

  1. Pengumuman Penerimaan CPNS ;
  2. Pendaftaran Pelamar ;
  3. Pelaksanaan Test ;
  4. Pengumuman hasil seleksi / test ;
  5. Daftar ulang bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi / test ;
  6. Penyampaian usulan penetapan NIP CPNS ;
  7. Pembuatan SK CPNS.


Persyaratan :

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) ;
  2. Berusia serendah-rendah 18 Tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun ;
  3. Tidak pernah dihukum penjara /Kurungan berdasarkan Putusan Pengadilan ;
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai PNS atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta ;
  5. Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri ;
  6. Mempunyai pendidikan, Kecakapan, keahlian & Keterampilan ;
  7. Sehat jasmani & rohani ;
  8. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah RI.


Kelengkapan :

  • Pendaftaran Pelamar
  1. Permohonan lamaran ;
  2. Fotocopy ijazah sesuai dengan formasi ;
  3. Pas Photo.
  4. Bahan kelengkapan lainnya ditentukan kebijaksanaan daerah masing-masing
     
  • Usul Permintaan NIP CPNS
  1. Formulir Permintaan NIP ;
  2. Fotocopy Ijazah/STTB ;
  3. Daftar Riwayat Hidup ;
  4. Surat-surat Pernyataan ;
  5. SKCK ;
  6. Surat Keterangan berbadan sehat ;
  7. Surat Keterangan bebas narkoba.

Keterangan :

  1. Berkas disampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap ;
  2. Untuk berkas Fc. harus disahkan oleh Pejabat yang berwenang.
BKD & Diklat Kota Banjarbaru -- Melayani Dengan Ikhlas, Cepat dan Cermat

Awas, Ada Penipu Ngaku Bisa Urus Formasi CPNS 2013

JAKARTA--Hingga saat ini pemerintah belum menetapkan formasi CPNS 2013. Formasi yang tersedia baru untuk honorer tertinggal. Sedangkan bagi pelamar umum, masih menunggu penyelesaian honorer tertinggal.

"Sampai hari ini belum ada formasi CPNS 2013 yang kita tetapkan. Yang ada honorer tertinggal, itupun kategori satu (K1). Untuk kategori dua (K2) masih menunggu hasil tes September mendatang," kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto di Jakarta, Kamis (13/6).

Hal yang sama diungkapkan Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat. Katanya, pemerintah saat ini baru sebatas menerima usulan kebutuhan pegawai dari instansi pusat maupun daerah.

"Tahapan sekarang masih menerima usulan yang disertai laporan analisa jabatan, beban kerja, prediksi kebutuhan selama lima tahun, dan syarat-syarat lainnya. Formasinya belum ditetapkan MenPAN-RB," terangnya.

Ditambahkan Tasdik, isu di daerah formasi CPNS sudah ditetapkan MenPAN-RB. Ini menjadi pemicu munculnya penipuan yang mengaku-aku bisa membantu mendapatkan formasi tertentu.

"Kami mengimbau kepada pejabat di daerah, jangan terkecoh dengan rayuan oknum yang mengaku petugas KemenPAN-RB dan bisa mengurus formasi CPNS. Kami belum menetapkan formasi apapun, kecuali kuota CPNS saja," ujarnya.

Secara nasional, kuota CPNS yang ditetapkan adalah 169 ribu, di mana 109 ribu jatah honorer K2, 60 ribu pelamar umur (40 ribu untuk daerah, 20 ribu pusat). Bila dalam perkembangan nanti jatah 109 ribu tidak terisi semuanya karena honorer K2 banyak yang gugur, kuota tersebut dikembalikan ke negara.

"Jadi kuota honorer tidak akan diberikan ke umum, demikian sebaliknya. Prinsipnya, pemerintah hanya menetapkan kuota saja. Bila banyak formasi yang kosong, itu kita kembalikan ke negara. Tidak ada istilah kita paksakan harus habis kuotanya," pungkas Tasdik yang juga Plt Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB ini. (Esy/jpnn)

Sumber : http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=176794